Home » Wanita » Anak » 6 Penyebab Kegagalan Toilet Training Pada Anak
Tips Agar Cepat Hamil
Mencari Jasa Pemasaran Online ??? KLIK
Mencari Kerjasama Pemasaran Online ??? KLIK

6 Penyebab Kegagalan Toilet Training Pada Anak

Sunday, May 27th 2012. | Anak

Tips Agar Cepat Hamil

Penyebab Kegagalan Toilet Training Pada AnakCafeBerita.com – Inilah saat yang tepat bagi orang tua untuk memberlakukan toilet training pada anak jika ia telah berusia 2 tahun. Latihan untuk menggunakan kamar mandi atau lebih dikenal dengan istilah toilet training merupakan hal patut dilakukan sejak dini untuk melatih kemandirian anak. Banyak manfaat yang didapat dengan melakukan toilet training. Kemampuannya untuk mengendalikan keinginan buang air pun bisa lebih baik sejak anak tidak lagi mengenakan diapers. Namun saat malam hari, kebanyakan anak masih mengompol. Akan sangat repot jika si kecil tiba-tiba terbangun dan anda harus menggotongnya ke kamar mandi saat tengah malam. Toilet training semacam ini dianggap gagal karena belum bisa diterapkan seratus persen. Mari kita kenali beberapa penyebab kegagalan toilet training pada anak agar anda bisa menemukan solusi jitu untuk menghadapi masalah tersebut.


Sapa bilang cowok jelek gak bisa dapet cewek cantik
  1. Memulai di waktu yang tidak tepat, Kegagalan pertama toilet training adalah memulainya pada waktu yang salah. Ada suatu keadaan dimana rutinitas berubah secara drastis. Misalnya ketika ia akan masuk sekolah, baru mendapatkan pengasuh baru, sebulan sebelum kelahiran adik bayi, saat anda akan pindah rumah ataupun saat liburan sekolah tiba. Berilah anak waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan suasana yang baru. Berlakukan toilet training ketika suasana kembali normal sehingga perhatian anak tidak terpecah belah.
  2. Tidak konsisten, Keberhasilan toilet training juga bergantung pada konsistensi orang tua. Ketika anda sudah memutuskan untuk melakukan toilet training pada anak, pastikan anda benar-benar melaksanakannya dengan sungguh-sungguh dan konsisten. Latihan tersebut bukan hanya dilakukan saat pagi dan siang hari tetapi juga saat malam hari. Anda pun perlu bersabar karena mengajari anak buang air bukanlah perkara yang bisa berhasil dalam waktu semalam. Anda harus tegas pada anak agar mereka juga termotivasi untuk membiasakan buang air di kamar mandi.
  3. Sekadar ikut-ikutan, Toilet training pada anak merupakan sesuatu yang unik. Sebagai orang tua, anda tidak perlu untuk ikut-ikutan menerapkan program ini jika memang si kecil belum siap. Jangan pernah memukul rata usia karena setiap anak mengalami perkembangan yang berbeda-beda. Anda perlu merencanakan program toilet training yang sesuai dengan kepribadian si kecil tanpa terpengaruh dengan ucapan atau pandangan orang lain.
  4. Terlalu memaksa, Melihat anak tertarik untuk melakukan toilet training merupakan suatu langkah besar. Jangan sampai anda membuat si kecil mundur karena memaksanya untuk melakukan buang air dengan cepat. Anda perlu bersabar agar anak bisa memulai program ini setahap demi setahap tanpa adanya tekanan. Jangan lupa untuk selalu memberikan ia semangat dan pujian agar semakin tertarik untuk menjalankan program ini di rumah.
  5. Terlalu dini memulai, Pada umumnya orang tua bisa memulai toilet training ketika anak telah berusia dua tahun. Namun anda tak perlu terburu-buru untuk memulainya. Lakukan pengamatan terhadap perilaku si kecil di rumah untuk mengetahui tanda-tanda kesiapan anak. Biasanya orang tua bisa merasakan tanda-tanda tersebut ketika anak telah memasuki usia 2 tahun. Akan tetapi tidak semua anak siap pada usia tersebut. Ada juga yang baru siap menjalani toilet training saat mereka berusia 5 tahun. Setiap anak memiliki kondisi yang berbeda. Jadi, jangan pernah menyamakan anak anda dengan anak orang lain.
  6. Memberi hukuman pada anak, Jangan sekali-kali memberi hukuman pada anak ketika ia melakukan kesalahan saat program toilet training. Hukuman tersebut hanya akan membuatnya tak percaya diri, trauma, dan takut. Karena teringat hukuman yang diberikan, ia tidak akan mau melaksanakan program itu lagi. Orang tua harus lebih pengertian dalam menghadapi setiap kesalahan yang dilakukan. Daripada memberinya hukuman, motivasilah dia agar bisa melakukannya dengan lebih baik lagi. Toilet training pada anak biasanya akan berhasil setidaknya saat anda telah menerapkanya selama tiga bulan. (Agt)

Kalimat yang berkaitan dengan artikel :

dampak kegagalan toilet training, dampak kegagalan toilet training pada anak, akibat gagal dalam toilet training, penyebab kegagalan toilet training

Artikel Lain yang masih berhubungan :

Comment For 6 Penyebab Kegagalan Toilet Training Pada Anak

Distributor Sarung Jok Motor

Toko Jam Tangan Terpercaya