Home » Serba-Serbi » Komunitas » Komunitas Reptil-X, Komunitas Pecinta Hewan Reptil
Tips Agar Cepat Hamil
Mencari Jasa Pemasaran Online ??? KLIK
Mencari Kerjasama Pemasaran Online ??? KLIK

Komunitas Reptil-X, Komunitas Pecinta Hewan Reptil

Tuesday, November 20th 2012. | Komunitas

CafeBerita.com – Komunitas Reptil-X, Komunitas Pecinta Hewan Reptil. Hewan-hewan Reptil merupakan binatang Melata dan tergolong hewan yang sering dihindari manusia. Mereka adalah kelompok hewan vertegbrata berdarah dingin serta memiliki sisik yang menutupi tubuhnya. Hewan-hewan Reptil memiliki banyak ukuran, mulai dari ukuran 1,6 cm seperti tokek kecil sampai yang berukuran mencapai 6 meter yakni Buaya air. Bahkan untuk Reptil ukuran terbesar beratnya bisa mencapai 1 Ton.


Sapa bilang cowok jelek gak bisa dapet cewek cantik

Komunitas Reptil-X

Hewan Reptil sangat jarang dijadikan sebagai hewan peliharaan maupun koleksi. Namun saat ini ada beberapa kelompok orang yang memang memiliki hobi khusus mengoleksi hewan-hewan Reptil, mereka tergabung dalam Komunitas Reptil. Di seluruh Indonesia sudah banyak Komunitas pecinta hewan Reptil yang tentunya berbeda-beda namanya, diantaranya yang cukup terkenal adalah Reptil-X, T-REC,KOREJAT, KRB, Kinyx JR, TRC dan lain-lain. Untuk komunitas Reptil-X organisasinya sudah tersebar dibeberapa kota seperti Bandung, Yogyakarta dan Surabaya, sedangkan yang lain yakni T-REC berasal dari Semarang, KOREJAT dari Jatinangor, KRB dari Bandung, Kinyx JR dari Yogyakarta dan TRC dari Tasikmalaya. Meskipun berbeda kelompok, namun mereka tetap memiliki tujuan yang sama yaitu mengoleksi hewan-hewan Reptil, melakukan penelitian serta upaya konservasi.

Kebanyakan Komunitas Reptil identik dengan ular, namun sebenarnya ada hewan Reptil lain yang juga di koleksi seperti kura-kura, biawak, dan kadal-kadal jenis lain. Komunitas Reptil-X sendiri dibentuk pada tanggal 1 Mei 2007, berawal dari pembentukan sebuah forum internet pecinta Reptil. Nama Reptil-X diambil karena kata “Reptil” sendiri menggambarkan akan hobi dalam komunitas, sedangkan huruf “X” diambil untuk menggambarkan kemisteriusan dan sebagai tanda unik yang mengundang tanda tanya. Diperkirakan saat ini Reptil-X sudah memiliki anggota aktif sebanyak 2.000 orang dari total anggota yang mencapai 3.000 orang. Anggota Reptil-X berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, SMP, SMA, Mahasiswa, bahkan sampai para pekerja kantoran.  Selain dari dalam negeri, beberapa anggota Reptil-X juga ada yang berasal dari Malaysia. Mereka yang dari luar negeri biasanya adalah pembeli hewan Reptil endemik Indonesia yang juga ingin mencari informasi tentangnya. Kurang dari setengahnya, anggota Reptil-X adalah para pecinta ular.

Ada banyak kegiatan penting yang sering dilakukan Reptil-X diantaranya adalah pertemuan-pertemuan untuk saling membagi informasi dan diskusi mengenai Reptil. Selain itu komunitas Reptil-X juga dapat dijadikan ajang jual beli Reptil antar sesama anggota, baik secara langsung maupun sistem lelang. Lagipula beberapa anggota Reptil-X juga ada yang berprofesi sebagai penjual hewan Reptil. Setiap satu bulan sekali digelar pertemuan bagi anggota Reptil-X yang biasanya diadakan di area Parkir Timur Senayan.

Pada tanggal 16 Agustus 2009 lalu pernah digelar kontes Reptil-X yang diadakan di Lapangan Basket, Banteng dengan tema “Reptil untuk semua”. Event ini mempertandingkan beberapa kontes, diantaranya adalah kontes Lizard, kontes Colubrids, kontes ular berbisa dan lain-lain. Selain itu Reptil-X juga pernah menggelar kontes Reptil yang di sponsori oleh Departemen Kelautan dan Perinkanan RI.

Kegiatan lain dari komunitas Reptil-X adalah program “School Visit”, yang merupakan kunjungan ke beberapa sekolah-sekolah guna memberi pengetahuan dan wawasan tentang berbagai hewan Reptil.

Uniknya, tidak semua anggota komunitas Reptil-X memelihara hewan Reptil. Biasanya mereka ada yang beralasan tidak memelihara Reptil di rumah karena dilarang oleh keluarga. Namun hal ini bukanlah sebuah masalah, karena mereka pun masih dapat mempelajari Reptil milik anggota lain.

Lain komunitas, lain kegiatan, itulah TRC atau Tasikmalaya Reptile Community. Beberapa waktu yang lalu TRC membantu para petani untuk memberantas tikus sawah yang kerap merusak tanaman padi, tepatnya di desa Serang, kecamatan Salawu kabupaten Tasikmalaya. Setidak-tidaknya ada 30 ekor ular tidak berbisa milik TRC yang dilepas untuk melahap hama tikus sawah. Kegiatan tersebut juga terselenggara berkat bekerja sama dengan dinas Pertanian setempat, selain itu para petani juga diberi pemahaman agar tidak lagi membunuh ular sawah.

Kalimat yang berkaitan dengan artikel :

foto wanita cantik pecinta reptil, kelompok sosial pecinta ular, komonitas hewan reptil, komunitas pecinta hewan, latar belakang komunitas pecinta ular, Menjual hewan reptil di serang

Grosir Online Murah

Artikel Lain yang masih berhubungan :

Comment For Komunitas Reptil-X, Komunitas Pecinta Hewan Reptil

Grosir Online Murah