Home » Serba-Serbi » Komunitas » Yayasan AIDS-INA – Komunitas Peduli Penderita HIV/AIDS
Tips Agar Cepat Hamil
Mencari Jasa Pemasaran Online ??? KLIK
Mencari Kerjasama Pemasaran Online ??? KLIK

Yayasan AIDS-INA – Komunitas Peduli Penderita HIV/AIDS

Saturday, September 8th 2012. | Komunitas

Grosir Balmut Sprei Murah

Komunitas AIDS Indonesia (AIDS-INA)CafeBerita.com – Yayasan AIDS Indonesia (AIDS-INA) adalah Komunitas yang peduli tentang permasalahan penderita HIV/AIDS di Indonesia, diluar institusi pemerintah yang menangani kasus HIV/AIDS. Yayasan ini dapat diartikan sebagai yayasan yang dapat menghadirkan manfaat bagi mereka penderita AIDS khususnya. Yayasan Aids-ina adalah sebuah lembaga independen serta tidak terikat dari institusi manapun, baik pemerintah maupun swasta. Aids-ina pun tidak berafiliasi dengan kelompok suku maupun agama tertentu agar dapat benar-benar memberi manfaat dengan tidak memandang ras, etnis, agama dan status sosialnya. Selain bagi penderitanya, komunitas ini juga sangat berguna untuk para penggiat, aktivis, maupun pekerja medis dalam hal pengembangan diri maupun institusi yang peduli terhadap masalah AIDS.


Sapa bilang cowok jelek gak bisa dapet cewek cantik

Acquired Immune Deficiency Syndrome atau biasa disingkat AIDS adalah gejala dan infeksi yang dapat timbul karena sistem kekebalan tubuh yang sudah rusak diakibatkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) maupun virus jenis lain seperti SIV, FIV dan lain-lain. Orang yang terinfeksi virus tersebut akan lebih mudah terkena infeksi Opurtunistik atau penyakit tumor. Penyakit AIDS sampai saat ini belum dapat disembuhkan secara tuntas meskipun telah banyak usaha medis yang pada penanganannya dapat memperlambat perkembangan virus.

Di Indonesia sendiri para penderita AIDS ditangani langsung oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPA) serta Badan Kordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Beberapa daerah telah menjadi sorotan khusus institusi pemerintah tersebut dalam penganggulangan AIDS, diantaranya adalah di Provinsi Papua, Papua barat, Jakarta, Kepulauan Riau, Jawa tengah, Jawa barat, Jawa timur dan Sumatera utara. Menurut data statistik yang kami peroleh, dari total jumlah penduduk Indonesia, ada sekitar 170.000 sampai 210.000 orang mengidap HIV/AIDS. Umumnya mereka yang terkena banyak berasal dari kalangan pengguna obat terlarang lewat jarum suntik dan pelaku seks beresiko, baik orang yang berkecimpung dalam dunia prostitusi dan pelanggannya ditambah kaum homoseksual.  Rinciannya adalah 42% dari total kasus yang ada berasal dari hubungan heteroseksualdan, sedangkan 52% melalui penggunaan obat terlarang. Sedangkan kasus kematiannya akibat HIV/AIDS di Indonesia sendiri sudah mencapai 5.500 jiwa.

Komunitas AIDS Indonesia atau Yayasan AIDS-INA mempunyai situs resmi yang beralamat aids-ina.org.  Dalam situs tersebut banyak dimuat berbagai informasi yang berguna perihal permasalahan HIV/AIDS khususnya di Indonesia. Untuk sub-kategori Kliping, memuat ratusan berita tentang penyebaran penyakit AIDS di Indonesia yang diambil dari berbagai sumber berita, baik media cetak maupun elektronik. Aids-ina.org juga menuliskan secara lengkap data estimasi atau perkiraan jumlah populasi yang rentan mengidap HIV/AIDS per daerah kabupaten. Keseluruhannya tidak lepas dari pendataan, mulai dari jumlah pengguna Narkoba suntik, pasangan penasun dan yang bukan penasun, wanita pekerja seks komersial, pelanggan WPS, pasangan pelanggan WPS, pelaku homoseksual, Waria (transgender), warga binaan pemasyarakatan serta jumlah populasi yang beresiko rendah.

Beberapa kegiatan telah dilakukan oleh yayasan AIDS-INA, diantaranya adalah

  1. Technical Assistance pelaksanaan survei surveillance perilaku pada para pelajar, pekerja migran dan WPS di empat kabupaten Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam.
  2. Technical Assistance untuk menyusun strategi penganggulangan HIV/AIDS di kabupaten Mimika dari tahun 2008 hingga 2012.
  3. Final Evalution of PMI HIV/AIDS di Sumatera utara, program sejak tahun 2008.
  4. PERNAS (Pertemuan Nasional AIDS) yang sudah dilakukan empat kali.

Yayasan AIDS-INA memiliki kantor sekretariat yang beralamat di Jalan Kramat Sentiong No.49A, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen Jakarta pusat. Aids-ina sejak lama menjalin kemitraan dengan institusi lain serta mendapatkan dukungan dari Departemen kesehatan RI, AIDS data hub, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional dan Ikatan Dokter Indonesia.

Pendirian Yayasan AIDS-INA memang berangkat dari keprihatinan penyebaran HIV/AIDS yang semakin meningkat setiap tahunnya. Dengan cara pendirian Yayasan Aids-ina inilah diyakini akan sangat tepat mengendalikan epidemic HIV yang beragam di Indonesia melalui informasi-informasi yang diberikan. Beberapa informasi strategi penganggulangan AIDS terdiri dari lima komponen, yakni

  • Surveilans HIV generasi kedua
  • Mendata Estimasi dan Proyeksi HIV/AIDS
  • Pemantauan dan intervensi terkait kesehatan penderita AIDS, baik lewat konseling dll.
  • Resistensi obat HIV dengan pengawasan dan monitoring
  • Penelitian operasional

Penuntasan epidemik HIV/AIDS memang telah menjadi mimpi bagi banyak umat manusia, dan Yayasan AIDS-INA berusaha untuk mewujudkan hal itu.

Kalimat yang berkaitan dengan artikel :

komunitas hIV indonesia, komunitas odha jakarta, komunitas odha bandung, komunitas hiv aids jakarta, perkumpulan penderita aids, perkumpulan orang2 hiv di jakarta, yayasan hiv bandung, perkumpulan atlit penghidap hiv, yayasan hiv dibandung, yayasan penderita aids

Artikel Lain yang masih berhubungan :

Comment For Yayasan AIDS-INA – Komunitas Peduli Penderita HIV/AIDS