Home » Serba-Serbi » Budaya » Perayaan 17 Agustus Yang Mulai Terlupakan
Tips Agar Cepat Hamil
Mencari Jasa Pemasaran Online ??? KLIK
Mencari Kerjasama Pemasaran Online ??? KLIK

Perayaan 17 Agustus Yang Mulai Terlupakan

Saturday, September 1st 2012. | Budaya

CafeBerita.com – Setiap tahun, ketika memasuki bulan Agustus, Indonesia selalu mengalami euforia dalam mengenang kemerdekaan. Sang Saka Merah Putih berkibar dengan gagahnya, bertengger di tiang yang kokoh, menghiasi setiap halaman rumah ataupun jalanan. Gegap gempita menyambut Perayaan 17 Agustus pun selalu menjadi momen yang spesial bagi Indonesia.


Sapa bilang cowok jelek gak bisa dapet cewek cantik

Perayaan 17 Agustus

Rakyat selalu antusias dalam menyambut hari ulang tahun, atau hari kemerdekaan Indonesia. Pedagang bendera ataupun aksesoris bernuansa merah-putih bagai jamur di musim hujan. Trotoar yang semula sepi, mendadak semarak dengan bendera ataupun umbul-umbul merah-putih. Beraneka ragam gapura pun menjadi hiasan wajib di setiap jalan masuk perumahan ataupun gang.

Sangat wajar jika antusiasme rakyat sangat besar dalam menyambut tanggal 17 Agustus, pasalnya beberapa tahun yang lalu, para rakyat Indonesia terbebas dari belenggu penjajahan, merdeka dari kehidupan di bawah perintah negara asing. Ketika Bung Karno mendeklarasikan kemerdekaan di hadapan seluruh rakyat Indonesia, bahkan dunia, maka pada saat itulah negara Indonesia menjadi tanah yang merdeka.

Oleh karena itu, 17 Agustus merupakan satu hari yang tidak akan pernah dilupakan oleh rakyat Indonesia hingga kapanpun. Setiap tahunnya, rakyat Indonesia selalu merayakan hari kemerdekaan negaranya. Berbagai cara dilakukan oleh rakyat Indonesia untuk mengenang jasa para pahlawan yang berhasil membawa Indonesia kepada kehidupan yang lebih baik seperti sekarang, dimulai dari upacara pengibaran bendera merah-putih, menyanyikan lagu-lagu nasional, hingga mengadakan permainan atau lomba.

Semua rangkaian dalam perayaan 17 Agustus menjadi rutinitas wajib dalam mengenang kemerdekaan. Kebiasaan unik yang dilakukan rakyat Indonesia dalam merayakan hari kemerdekaan adalah membuat permainan atau lomba. Permainan yang diadakan biasanya mengandung unsur perjuangan. Kegiatan tersebut dilakukan bukan tanpa maksud, karena nilai yang dikandungnya merupakan penanaman kepada generasi muda untuk terus berjuang dalam meraih sesuatu. Sama seperti para pahlawan yang tidak pernah berhenti berjuang untuk memperoleh kemerdekaan.

Bukan hal aneh jika setiap tanggal 17 Agustus, para warga selalu berkerumun di sebuah lapangan untuk melakukan berbagai macam karnaval, permainan atau lomba. Permainan khas 17 Agustus-an adalah panjat pinang, balap karung, atau lomba makan kerupuk. Orang tua hingga anak kecil terlibat dalam semua permainan yang diadakan oleh panitia. Antusiasme selalu nampak di wajah masyarakat yang merayakan hari kemerdekaan.

Namun beberapa tahun terakhir, perayaan 17 Agustus tidak terlihat semarak seperti tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat yang mengadakan lomba tidak sebanyak dahulu. Antusiasme warga dalam merayakan hari kemerdekaan seolah pudar begitu saja. Jika dahulu anak-anak selalu menantikan permainan-permainan 17 Agustus-an, kini keadaan seperti itu sudah sangat jarang ditemui.

Anak-anak lebih senang berdiam diri di rumah dan bermain video games atau menonton televisi di hari kemerdekaan. Lapangan yang biasanya ramai oleh masyarakat, kini semakin sepi. Sangat jarang ditemui tiang-tiang panjat pinang yang berdiri di tengah lapangan. Para penjual bendera pun tidak lagi sebanyak dahulu. Bahkan yang terparah, banyak halaman rumah yang tidak memasang bendera merah-putih di hari kemerdekaan.

Hal tersebut terjadi karena krisis nasionalisme yang melanda negeri ini sejak beberapa tahun lalu. Moderenisasi dan pengaruh budaya luar negeri merupakan faktor besar yang menjadikan rakyat Indonesia tidak peduli lagi akan hari kemerdekaan. Kini, sebagian masyarakat lebih memilih menikmati hari liburnya di rumah masing-masing ketimbang merayakan hari kemerdekaan di luar rumah. Ada yang hilang di momen 17 Agustus-an, semoga rakyat Indonesia bisa lebih menghargai hari kemerdekaan. Dirgahayu Indonesia!


Grosir Online Murah

Artikel Lain yang masih berhubungan :

Comment For Perayaan 17 Agustus Yang Mulai Terlupakan

Grosir Online Murah