Home » Serba-Serbi » Budaya » Keunikan Tari Kecak Bali
Tips Agar Cepat Hamil
Mencari Jasa Pemasaran Online ??? KLIK
Mencari Kerjasama Pemasaran Online ??? KLIK

Keunikan Tari Kecak Bali

Tuesday, July 17th 2012. | Budaya

CafeBerita.com – Ada banyak sekali tarian dari Bali, dan ada tiga klasifikasinya yaitu, tari wali yang disakralkan, Tari Bebali yaitu tari-tarian untuk upacara adat dan tari balih-balihan yang sifatnya non religious. Dari tiga klasifikasi tersebut masing-masing dibagi dengan jenis tari yang jumlahnya cukup banyak.


Sapa bilang cowok jelek gak bisa dapet cewek cantik

Kali ini kami akan membahas tentang seni budaya tari Bali dari kategori tari balih-balihan yang cenderung menghibur dan sering di tampilkan diluar pura. “Tari Kecak” atau sering di sebut sebagai Tari Api (Fire dance), banyak yang mengatakan ini adalah tari Bali yang paling ramai dan meriah, tentu saja karena Tari Kecak dilakukan secara beramai-ramai dengan penari lebih dari 10 orang bahkan sampai ratusan yang umumnya dilakukan oleh laki-laki.

Meriahnya Tari Kecak
Awal formasi para penari Kecak adalah duduk melingkar dengan diiringi irama tepukan tangan yang ditepukan ke bagian tubuh agar menghasilkan suara sambil mengucapkan kata “Cak” berkali-kali dengan durasi antara 45-60 menit. Tari Kecak juga sering dipadu dengan penari lain yang memerankan tokoh Ramayana itulah mengapa Wisatawan mancanegara sering menyebut tari Kecak dengan Monkey Dance.

Sejarah Tari kecak ini berawal pada tahun 1930’an yang pada mulanya di peruntukan untuk ritual sanghyang (kepala dewa) yaitu sebuah tradisi seni tari yang dilakukan secara tidak sadar untuk melakukan komunikasi dengan Tuhan, arwah-arwah dan roh-roh gaib serta untuk kemudian menyampaikan harapan kepada masyarakat Bali. Di Tahun 1930 ini seorang tokoh masyarakat Bali bernama Wayan Limbak bekerja sama dengan seorang seniman asal Jerman bernama Walter spies untuk menciptakan sebuah tarian yang diambil dari tradisi ritual sanghyang. Para penari Kecak menggunakan kain kotak-kotak berwarna hitam putih (mirip papan catur) dibagian pinggang hingga atas lutut, tanpa menggunakan pakaian atasan untuk badan.

Gerakan mengangkat kedua lengan tangan disertai ucapan kata “Cak” berulang-ulang ini menggambarkan kisah cerita Ramayana di saat prajurit-prajurit kera membantu Rama melawan musuhnya Rahwana. Selain kisah Ramayana, Tari kecak juga sering menampilkan tema lain seperti Tari Kecak Subali dan Sugriwa serta Tari Kecak Dewa Ruci, kedua tema tari ini diciptakan oleh I Wayan Dibia.

Ada banyak tempat di Bali yang sering menyajikan penampilan Ttari Kecak, seperti di Desa Batubulan, kabupaten Gianyar, dan di jalan hanoman, Ubud. namun beberapa orang mengatakan bahwa pertunjukan Kecak di Pura Luhur daerah Uluwatu kabupaten Badung adalah yang paling popular dan terbaik, karena di lakukan saat sore hari, menjelang tenggelamnya matahari.

Ada banyak jasa travel di Bali yang menawarkan paket wisata yang salah satunya adalah menonton tari Kecak. Dari informasi yang di dapat melalui dinas pariwisata Bali, tiket pertunjukan Tari kecak di hargai Rp 50.000 per orang. Jika anda berkunjung ke Bali rasanya akan rugi jika tidak melihat pertunjukan Tari Kecak ini.


Grosir Online Murah

Artikel Lain yang masih berhubungan :

Comment For Keunikan Tari Kecak Bali

Grosir Online Murah