Home » Kesehatan » Penyakit » Memahami dan Mewaspadai Gejala Hipoglikemia
Tips Agar Cepat Hamil
Mencari Jasa Pemasaran Online ??? KLIK
Mencari Kerjasama Pemasaran Online ??? KLIK

Memahami dan Mewaspadai Gejala Hipoglikemia

Thursday, May 17th 2012. | Penyakit

Tips Agar Cepat Hamil

Gejala-gejala hipoglikemiaCafeBerita.com – Sebelum mempelajari tentang Gejala Hipoglikemia, Anda mungkin masih belum mengerti tentang penyakit hipoglikemia itu sendiri. Hipoglikemia adalah keadaan dimana seseorang memiliki kadar gula darah yang terlalu rendah, lebih rendah dari batas normal terbawah. Dapat disimpulkan juga bahwa hipoglikemia adalah kebalikan dari diabetes, yang merupakan keadaan dimana seseorang memiliki kadar gula darah yang terlalu tinggi, di atas batas normal teratas.


Sapa bilang cowok jelek gak bisa dapet cewek cantik

Hipoglikemia dapat berbahaya karena pada dasarnya, peran gula sangatlah penting bagi kesehatan. Fungsi utama gula adalah sebagai bahan bakar tubuh. Gula yang disimpan dalam darah akan disintesa oleh insulin untuk menghasilkan energi bagi manusia untuk beraktivtas. Tanpa kadar gula yang cukup, seseorang tidak akan memiliki energi yang cukup untuk menjalani hidupnya dengan baik.

Sebagian besar gejala-gejala hipoglikemia seringkali tidak disadari oleh penderitanya. Hal ini karena gejala-gejala tersebut terasa sangat umum. Jika kadar gula sudah menurun hingga ke titik yang sangat rendah, gejala-gejala tersebut akan semakin bertambah parah. Pada keadaan inilah, baru penderitanya bisa mulai menyadarinya. Padahal, jika keadaannya sudah parah seperti ini, penyembuhan pun akan semakin sulit dilakukan.

Gejala yang paling umum dialami oleh para penderita hipoglikemia adalah lemas atau tidak bersemangat dalam menjalani berbagai aktivitas hidup. Penjelasannya sangat sederhana. Gula merupakan sumber energi bagi tubuh manusia. Keadaan kurang gula seperti hipoglikemia berarti tidak ada cukup energi yang dihasilkan untuk orang tersebut.

Rasa lemas yang muncul akibat hipoglikemia sekilas tidak akan terasa berbeda dengan lemas karena kelelahan biasa. Namun, jika terus dibiarkan, lama-lama orang tersebut akan semakin lemas dan bisa jadi orang tersebut menjadi tertatih-tatih ketika berjalan.

Rasa lemas tersebut bisa juga mengakibatkan rasa kantuk. Rasa kantuk umumnya muncul jika seseorang mengalami kurang tidur atau kelelahan karena sudah melakukan aktivitas. Namun, pada penderita hipoglikemia, rasa kantuk akan muncul walaupun penderitanya sudah mendapat tidur cukup dan belum banyak beraktivitas.

Kekurangan energi seperti itu akan memaksa tubuh untuk mencari sumber lain untuk mensuplai energi bagi tubuh. Sumber tersebut adalah lemak. Akibatnya, lemak dalam tubuh akan terbakar dan keringat pun akan keluar, walaupun orang tersebut tidak melakukan hal-hal yang melelahkan. Oleh karena itu, Anda patut waspada jika Anda sering berkeringat tanpa alasan jelas seperti ini. Bisa jadi itu merupakan salah satu gejala hipoglikemia.

Selain rasa lemas, kekurangan kadar gula darah juga dapat menyebabkan pembuluh darah mengerut sehingga sirkulasi darah menjadi tersendat-sendat. Hal ini dapat membawa berbagai akibat seperti naiknya tekanan darah dan kekurangan oksigen pada otak. Padahal, otak tidak dapat bekerja dengan baik bila kekurangan oksigen. Untuk menyesuaikan diri, otak akan mengirimkan gejala-gejala berupa mengantuk, sulit konsentrasi, pusing, atau bahkan vertigo.

Jika kehilangan konsentrasi akibat kurangnya oksigen dalam darah semacam ini dibiarkan saja, maka keadaannya dapat bertambah parah. Penderita bisa mengalami kebingungan atau bahkan amnesia ringan. Sementara untuk gejala pusing atau vertigo, jika hal ini dibiarkan bertambah parah, maka bisa mengakibatkan orang tersebut pingsan.

Seseorang yang sudah mengalami hipoglikemia akut akan mengalami gejala yang lebih mengerikan. Orang-orang semacam ini bisa saja mengalami koma. Namun, gejala hipoglikemia yang akut seperti ini tidak mungkin muncul sebelum gejala-gejala lain yang lebih ringan sehingga Anda tidak perlu banyak khawatir.

Jika Anda merasakan gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, maka sebaiknya Anda segera mengambil tindakan. Tindakan pertama yang harus Anda lakukan adalah mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis alias mengandung gula sehingga tubuh bisa mendapatkan kembali energinya. Tubuh Anda akan semakin cepat merasa segar kembali jika Anda memilih mengkonsumsi gula dalam bentuk minuman dingin. Ini karena gula dalam bentuk cairan akan lebih mudah diserap. Selain itu, suhu yang dingin akan mengencerkan darah sehingga darah dapat mengalir dengan lebih lancar.

Setelah mengkonsumsi gula, periksa lagi kondisi tubuh Anda, apakah Anda merasa lebih baik atau tidak. Jika tidak, maka Anda perlu pergi ke klinik atau rumah sakit terdekat untuk pengecekan kadar gula darah. Jika kadar gula darah Anda rendah, dokter akan memberikan solusi untuk menyembuhkan hipoglikemia Anda, entah itu dengan resep obat maupun dengan terapi penyembuhan.

Keadaan hipoglikemia merupakan kebalikan dari diabetes sehingga hipoglikemia umumnya diderita oleh orang-orang non diabetes. Namun, bukan berarti hipoglikemia tidak dapat menyerang orang-orang dengan masalah diabetes. Perlu Anda ketahui, ada juga sebagian orang yang menderita komplikasi diabetes dengan hipoglikemia. Komplikasi tersebut biasanya disebabkan oleh efek samping obat diabetes yang terlalu tinggi dosis dan konsentrasinya. Untuk orang-orang seperti ini, gejala hipoglikemia tidak bisa ditangani dengan mengkonsumsi gula begitu saja. Namun, diperlukan konsultasi dokter dan pengawasan secara ketat.

Sebelum hipoglikemia menyerang Anda, akan sangat baik bagi Anda untuk melakukan pencegahan. Biasakan diri olahraga secara teratur. Jangan lupa juga untuk memperhatikan menu dan pola makan Anda. Jika memungkinkan, periksalah kadar gula darah Anda secara teratur dan tetap waspada akan segala macam Gejala hipoglikemia yang dapat muncul. (Citra)

Kalimat yang berkaitan dengan artikel :

efek samping hipoglikemia, gejala hipoglikemia, gejala hipoglikemia akut adalah, gejala penyakit hipoglikemia, kebalikan diabetes, cara mengatasi hipoglikemia, Hipoglikemia penyakIt, hipoleukimia, mengatasi hipoglikemia, kebalikan dari diabetes

Artikel Lain yang masih berhubungan :

Comment For Memahami dan Mewaspadai Gejala Hipoglikemia

Distributor Sarung Jok Motor

Toko Jam Tangan Terpercaya