Home » Kesehatan » Penyakit » Memahami Gejala Hepatitis A dan Pencegahannya
Tips Agar Cepat Hamil
Mencari Jasa Pemasaran Online ??? KLIK
Mencari Kerjasama Pemasaran Online ??? KLIK

Memahami Gejala Hepatitis A dan Pencegahannya

Wednesday, May 9th 2012. | Penyakit
Gejala Hepatitis A

Virus hepatitis A

Gejala hepatitis A biasanya tidak muncul pada fase awal. Penyakit ini baru menunjukkan gejala-gejalanya sekitar 2-6 minggu setelah penularan virusnya. Gejala-gejala tersebut pun belum tentu akan muncul pada setiap orang yang menderita hepatitis A. Bahkan, gejala-gejala tersebut hampir tidak tampak sama sekali jika penyakit ini menyerang anak-anak.


Sapa bilang cowok jelek gak bisa dapet cewek cantik

Hepatitis adalah penyakit yang menyerang hati. Dari semua jenis hepatitis, penyakit hepatitis A merupakan jenis yang paling gampang menular. Pada dasarnya, penyakit ini menular melalui kotoran penderita yang mengkontaminasi makanan atau minuman yang kemudian dikonsumsi orang lain. Misalnya, seorang penderita hepatitis A membuang kotorannya di sungai kemudian ada orang lain yang menangkap ikan di sungai tersebut dan memakannya. Akhirnya, orang tersebut menjadi tertular virus hepatitis A.

Saking mudahnya penyakit ini menular, Hepatitis A seringkali menjadi epidemi di suatu daerah. Epidemi seperti ini umumnya terjadi di permukiman kumuh, daerah yang terkena banjir, atau asrama mahasiswa. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir karena hepatitis A bukanlah jenis penyakit yang membahayakan, tidak seperti jenis hepatitis yang lain.

Penyakit hepatitis A memiliki tiga stadium. Stadium yang pertama adalah stadium pendahuluan atau prodomal. Pada stadium ini, penderita akan menunjukkan gejala-gejala sebagai berikut :

  • Lemah : Penderita merasa tidak bertenaga dan cepat lelah meskipun orang tersebut tidak melakukan kegiatan yang menguras tenaga. Bahkan, sebelum melakukan aktivitas apapun, penderita sudah merasa lemas dan ingin terus berbaring.
  • Demam : Penderita hepatitis A akan memiliki suhu tubuh yang tinggi. Namun, dia justru merasa kedinginan dan menggigil. Demam ini akan berlangsung terus-menerus. Maksudnya, demamnya tidak akan naik-turun seperti demam yang muncul pada penderita TBC atau demam berdarah.
  • Nyeri Perut : Penderita akan merasa perutnya nyeri dan tegang. Sekilas, gejala ini terasa mirip dengan gejala maag. Nyeri perut ini biasanya diikuti dengan mual. Beberapa penderita bahkan sampai mengalami muntah-muntah.
  • Hilangnya Nafsu Makan : Gejala hepatitis A yang berikutnya adalah menurunnya nafsu makan. Menurunnya nafsu makan ini akan menjadi lebih parah jika penderita mengalami gejala nyeri perut seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
  • Kurus : Menurunnya nafsu makan akan menyebabkan berat badan penderita menurun. Akhirnya, penderita akan terlihat lebih kurus dan matanya akan terlihat cekung
  • Kotoran Berwarna Gelap : Gejala hepatitis A juga dapat dilihat melalui kotorannya. Umumnya, penderita akan menghasilkan urin yang pekat berwarna hitam. Selain itu, fesesnya juga akan berwarna gelap dan pucat.

Stadium prodomal tersebut adalah stadium yang banyak menunjukkan gejala. Jika diobati dengan segera, maka penderita akan segera sembuh. Namun, jika dibiarkan, penyakit ini akan memasuki stadium yang kedua yaitu stadium gejala kuning atau ikterik. Pada stadium ini, penderita akan mengalami gejala berupa perubahan warna kulit menjadi lebih pucat dan kekuningan. Terkadang, perubahan warna menjadi kekuningan ini juga terjadi pada mata. Gejala kekuningan ini merupakan gejala hepatitis A yang paling gampang terlihat. Namun, tidak semua penderita akan mengalami gejala semacam ini.

Selanjutnya, stadium hepatitis A yang terakhir adalah stadium penyembuhan atau konvalesensi. Pada stadium ini, gejala-gejala yang diderita akan berangsur-angsur menghilang. Penderita akan merasa segar kembali, demam menurun, nafsu makan kembali meningkat, dan kulit pun akan pelan-pelan kembali ke warna semula.

Penyakit hepatitis A pada dasarnya terjadi karena gaya hidup yang jorok. Oleh karena itu, penyakit ini dapat dicegah dengan membiasakan gaya hidup yang bersih dan higienis. Sistem sanitasi lingkungan adalah kuncinya. Biasakan membuang kotoran di tempat yang benar. Selain itu, pastikan setiap rumah di area Anda memiliki sistem pengolahan kotoran yang baik sehingga tidak akan mencemari lingkungan.

Biasakan juga makan makanan yang sudah dibersihkan dan dimasak dengan benar dan matang sehingga tidak ada virus dan bakteri dalam makanan tersebut. Hindari makan di sembarang tempat, terutama yang tidak jelas pengolahan makanannya. Jangan lupa, selalu cuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Ada sebagian orang yang harus tinggal di daerah yang tidak higienis. Terkadang pula ada orang yang terpaksa harus sering makan di luar. Jika Anda termasuk salah satu dari orang-orang semacam ini, Anda bisa memperkecil resiko hepatitis A dengan memperoleh imunisasi.

Imunisasi hepatitis A ada dua macam, yaitu Havriix dan Twinriix. Imunisasi Havriix hanya akan melindungi Anda dari resiko hepatitis A. Imunisasi ini dilakukan dua kali yaitu vaksinasi dasar dan vaksinasi booster yang akan dilakukan 6-12 bulan kemudian. Imunisasi Twinriix akan melindungi Anda dari resiko hepatitis A dan B. Imunisasi ini dilakukan tiga kali yaitu vaksinasi dasar, vaksinasi booster pertama pada satu bulan kemudian, dan vaksinasi booster kedua pada 6 bulan kemudian.

Dengan melakukan pencegahan dengan baik dan maksimal, kecil kemungkinan bagi virus hepatitis A untuk menyerang hati Anda. Jadi, kecil pula kemungkinan Anda untuk mengalami gejala-gejala hepatitis A tersebut. (CafeBerita.com – Citra)


Grosir Online Murah

Artikel Lain yang masih berhubungan :

Comment For Memahami Gejala Hepatitis A dan Pencegahannya

Grosir Online Murah